Aksi Polisi Gadungan di Lintas Ujung Tanjung Rohil, Rampas Truk Sawit

Sabtu, 09 September 2017 | 16:20:36 WIB
Aksi Polisi Gadungan di Lintas Ujung Tanjung Rohil, Rampas Truk Sawiti Foto: ilustrasi

UJUNG TANJUNG, WAWASANRIAU.COM- Lima orang perampok bersenjata api, beraksi dengan merampas sebuah truk bermuatan sawit. Kendaraan besar tersebut dicegat saat melewati Jalan Lintas Riau - Sumatera Utara, Rantau Bais Kabupaten Rohil, Provinsi Riau. Sementara supir mereka sekap dan dibuang di jalan.

Informasi yang dirangkum wartawan dari kepolisian, peristiwa ini berawal saat supir bernama Fandi dan seorang rekannya selesai memuat sawit, Kamis (7/9/2017) usai Magrib di Rantau Bais. Muatan itu kemudian dibawa ke luar menuju Duri 13. Awalnya tak ada masalah, sampai akhirnya truk tiba di lokasi kejadian.

Saat sedang berkendara, tiba-tiba datang kendaraan pribadi jenis Mitsubishi muncul dan mendahului truk ini. Korban pun kemudian disuruh berhenti. Tak lama ke luar sekitar lima orang tak dikenal dari mobil tersebut, di mana salah seorangnya membawa senjata api, bahkan sempat menodongkannya kepada korban.

Perampok tersebut juga mengaku sebagai anggota Buser (Buru Sergap; Kepolisian, red). Modusnya korban dituduh membawa Narkoba jenis Sabu-sabu. "Disuruh turun korbannya dari truk dan dimasukkan ke mobil mereka," ungkap Humas Polres Rohil Aiptu Yusran Pangeran Chery, Jumat (8/9/2017) siang.

Di mobil tersebut korban kemudian diikat menggunakan lakban. Dalam kondisi tersebut, si supir tak bisa berbuat banyak, ditambah wajahnya juga turut dilakban oleh perampok ini. Usai itu, korban kemudian dibuang di jalan, tepatnya Lokasi 14 Pagar Sintong Pusaka.

Beruntung korban tidak dilukai oleh bandit-bandit tersebut. Ia pun berhasil melepaskan ikatan (Lakban, red) lalu mencari pertolongan. "Kebetulan ada tukang pancing, minta tolong untuk menghubungi keluarga, yang dilanjutkan dengan menginformasikannya ke polisi," lanjutnya.

Saat ini kasus tersebut sudah ditangani Polsek Tanah Putih. Korban juga sudah dimintai keterangannya oleh aparat berwajib, sebagai bahan untuk melakukan pengejaran terhadap para perampok tersebut. Akibat kejadian ini, truk bermuatan 4 Ton sawit dibawa kabur, bersama uang Rp400 ribu dan handphone.(grc)

 

Tulis Komentar