Wisata Alam Pantai Boting Perlu Perhatian Pemerintah Daerah

Senin, 02 Januari 2017 | 14:16:51 WIB
Wisata Alam Pantai Boting Perlu Perhatian Pemerintah Daerahi Foto: Wisata alam Pantai Boting, Kecamatan Rimba Melintang, Rohil

RIMBAMELINTANG,WAWASANRIAU.COM - Wisata alam Pantai Boting yang terletak di Desa Teluk Pulau Hulu Kecamatan Rimba Melintan, Rokan Hilir (Rohil) hingga kini sudah banyak di minati oleh masyarakat daerah maupun luar daerah Rohil, Wisata ini dapat dikunjungi setiap hari, setelah pasang surut selama 8 jam tiap harinya.

Langkah yang dilakukan oleh Dr.M.Maliki selaku tokoh Pemuda Desa Teluk Pulau Hulu dalam mendobrak dan mengembangkan potensi wisata alam ini sangat diacungkan jempol. pasalnya, Pantai Boting yang bernuasa alami ini juga berpotensi meningkatkan ekonomi masyarakat tempatan.

"Pantai Boting ini selain menjadi ajang wisata bagi keluarga, disini juga bisa dimanfaatkan untuk berjualan bagi warga setempat, ini yang harus kita kembangkan dengan harapan pemerintah Daerah bisa lebih Tanggap dalam menggali potensi wisata yang ada," harap Maliki anak dari pemilik SPBU Teluk Pulau Hulu.

Ia juga berharap Pemerintah daerah Rohil melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Rohil untuk bisa mengembangkan dan meningkatkan potensi yang ada agar lebih tertata.

"kedepannya dengan terkelolanya wisata ini, untuk masyarakat Rohil tidak perlu pergi jauh-jauh keluar daerah untuk dapat menikmati liburan dengan biaya yang besar. selain itu, dengan berwisata didaerah sendiri secara tidak lansung ikut membantu peluang pendapatan bagi pedagang setempat," tuturnya.

Ditempat terpisah, M,Nizar,SE,MM yang biasa di panggil Akas mengungkapkan potensi Pantai Boting juga dapat mengangkat Pendapatan Asli Daerah (PAD), menginggat Rohil saat ini dalam posisi devisit yang hanya berharap dari DBH Migas.
 
"Dengan meningkatkan potensi wisata yang ada, secara tidak lansung membantu pemerintah dalam mengatasi pengangguran yang selama ini belum bisa teratasi oleh pemerintah daerah," beber Akas.

Sejauh ini, Menurut Akas pemerintah daerah terlihat setengah hati dalam meningkatkan wisata yang ada di daerah Rohil, contohnya beberapa tempat wisata alam banyak yang terbengkalai. seperti Wisata Danau Jando Gatal yang terletak di kepenghuluan Bagan Jawa Pesisir, Wisata Bay Park Bagansiapiapi, Danau Napangga di Pujud.

Selain itu ada juga bangunan wisata yang dirancang oleh pemerintah yang terindikasi bermasalah dengan hukum antara lain, Water Boom yang terletak di komplek perkantoran Batu Enam, Kolam Renang di jalan lintas Kecamatan Batu Empat Bagansiapaiapi, Danau Buatan yang terletak persis di pinggir Jembatan Pedamaran satu Desa Labuhan Tangga Besar. "hal tersebut bukannya bisa menambah PAD, malah menghabiskan anggaran daerah,"tandasnya. (wrc)

Tulis Komentar