Rohil Kembangkan Kota Kecil Bersih dan Madani

Senin, 21 November 2016 | 17:45:20 WIB
Rohil Kembangkan Kota Kecil Bersih dan Madanii Foto: Kantor Bupati Rokan Hilir

WAWASABRIAU.COM - Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pasar (DKPP) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) salah satu tugas dan pungsinya menjaga kebersihan di seluruh penjuruan Kota di setiap kecamatan Kabupaten Rokan Hilir. Seperti Kecamatan Bangko Bagansiapiapi salah satunya, para pasukan Orange ini berkerja siang dan malam dengan system piket terus diterapkan, sehingga setiap hari kondisi Kota Bagansiapiapi Kecamatan Bangko terlihat bersih dan indah.

Dibawah kepemimpinan Ibus Kasri ST, hal ini terus ditingkatkan dan bisa terlihat pasukan Oranye yang berkerja siang dan malam untuk membersihkan setiap sampah serta rumput yang tumbuh di tepian jalan jalur dua, baik dipusat kota maupun areal perkantoran Batu Enam.

“Petugas Kebersihan Pertamanan dan Pasar (DKPP) Rohil saat ini, sekitar seribu petugas mereka itu tak henti-hentinya berkerja, baik siang maupun malam,”kata Ibus Kasri
Menurutnya, sampah-sampah ini diangkut dengan mobil sampah khusus dan dibawa tempat pembuangan akhir (TPA) di Batu Empat.

Program (DKPP) salah satunya sesuai dengan komitmen kepala daerah untuk menjaga agar kota dalam keadaan bersih. Bahwa juga sampah-sampah milik masyarakat diangkut untuk dikumpulkan di TPA. Terlebih lagi di saat iven-iven yang digelar seperti ritual bakar tongkang, pawai dan karnaval serta acara lainnya.

Ratusan petugas, baik dari kaum bapak-bapak maupun ibu-ibu yang merupakan petugas Kebersihan Pertamanan dan Pasar ini siap tempur untuk membersihkan sampah usai acara. “Target kita kalau acara malam paginya kota sudah bersih dari segala bentuk sampah.

DKPP Rohil Programkan Pasar Tradisional di Semua Kecamatan

Programkan Unggulan Dinas Kebersihan dan Pasar (DKPP) Rohil adalah pembangunan pasar tradisional di seluruh kecamatan. Hal ini telah terwujudkan secara bertahap hampir di semua Kecamatan. Pasar ini menjadi salah satu pusat perputaran ekonomi masyarakat.

“Kita ada pasar Harian, Mingguan terbanyak itu pasar minggu sedangkan harian hanya di Bagansiapiapi dan Bagansinembah,” Kata Kadis Kebesiahan dan Pasar Ibus Kasri ST.
Menurut Ibus Kasri, Bahkan salah satu hal yang sukses diperbuat adalah dilokasi Pasar Bagansiapiapi ke Pasar Bintang dan kini eks Pasar Tangko sudah tak lagi kumuh sperti dulunya dan saat ini sudah tertata dangan rapi.

Selain itu Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pasar juga telah memprogramkan pembangunan Taman Kota. Taman Kota Bagansiapiapi yang berada tempatnya di pusat Kota dan menjadi salah satu objek wisata di Rokan Hilir. Taman Kota ini selalu ramai di Sore hari maupun Malam, serta kini sudah dijadikan lokasi acara-acara Pemkab Rohil.

Pihak kita juga menyiagakan petugas, sehingga kebersihan dan keutuhan arena bermain di taman ini bisa tetap terjaga dengan baik. Bahkan setiap iven besar selalu penuh dengan lampu-lampu yang cantik dan indah,” ujar Ibus Kasri ST.

Program Penanam Pohon

Sementara itu kita juga memprogramkan penanaman pohon berbagai tempat di kawsan Kabupaten Kab Rokan Hilir. Program penanaman pohon ini supaya lingkungan tetap asri dan nyaman serta mengurangi banjir dan kebakaran,”ujar Ibus Kasri.

Dengan demikian, langkah ini tentunya akan memberi kesan berbeda kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan kesadaran untuk menjaga lingkungan.

Puluhan jenis pohon yang kita tanami, seperti jenis pohon ketapang kencana, jenis pohon ketapang dan lain sebagainya. Pihak DKPP sudah mempersiapkan berbagai jenis bibit pohon untuk siap ditanamkan berbagai tempat di Rokan Hilir.

Kepala Dinas Pasar, Ibus Kasri, ketika turun langsung tempat pnghijauan untuk meninjau lokasi yang akan direncanakan tersebut bersama Bupati. Bupati Suyatno menginginkan agar Jalan Perwira suatu saat nanti menjadi teduh, hijau dan asri.

“Lokasi penghijauan hanya berkisar antara Kantor Pos, Telkom dan sekitarnya serta sampai sekira depan Mapolsek Bangko. Sedangkan sepanjang jalur tersebut sudah ada pohon peneduhnya.

Di lokasi tersebut yang akan direncanakan penghijuan ini memang terasa sangat panas jika siang hari. Maka dari itu, bupati mengharapkan agar Kab Rohil suasananya terasa sejuk

Kota kreatif bukanlah sekedar Kota yang memiliki nilai seni saja, tetapi bermakna luas terhadap kehidupan masyarakatnya. Kreatif selalu berujung hasil yang memuaskan sampai memecahkan persoalan ekonomi.

Hal itu disampaikan Bupati H Suyatno, belum lama ini di Bagansiapiapi menyikapi devisit anggaran yang dialami Pemkab Rohil. Bupati menjelaskan, selain melakukan penghematan anggaran di setiap satuan kerja (Satker), Pemkab Rohil pun membangun kota kreatif dengan memanfaatkan berbagai obyek wisata unggulan di Rohil. "Kota kreatif selalu cerdas mengidentifikasi, memelihara, menarik, termasuk mendorong ide dan bakat bakat kota memajukan ekonomi rakyatnya. Maka itu, bangunlah kota kreatif agar masyarakat tidak dililit berbagai persoalan ekonomi," terang Suyatno.

Pentingnya pemerintah memobilisasi ide dan bakat komunitas kreatif untuk menanamkan budaya kerja sebagai penyebar inspirasi kreatif bagi masyarakat. Dengan begitu, kota itu secara sendirinya membentuk kota industri kreatif. "Tantangan inilah yang perlu diambil Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) untuk menjadikan Bagansiapiapi sebagai 'Kota Ikan' yang kreatif. Bagansiapiapi punya modal besar akan fleksibilitas budayanya, kekayaan alamnya berupa laut dan darat, tinggal menyesuaikan diri secara harmonis agar memiliki daya saing yang kuat menghadapi Masyarakat Ekonomi Asia (MEA)," jelas Bupati Rohil ini.

Memang, membangun kota kreatif tidak semudah membalikkan telapan tangan. Butuh kerja keras pemimpin dengan dukungan masyarakatnya yang kuat. Butuh kekompakkan agar stabilitas sosial tetap terjaga. Menciptakan kota kreatif diperlukan infrastruktur yang mendukung berupa bangunan, jalan atau terminal. "Kota kreatif membutuhkan bangunan, jalan daerah, kota atau wilayah yang menghubungkan antara ruang-ruang kota yang tersedia dengan modal budaya. Sehingga, mampu menarik perhatian banyak orang untuk berwisata. Bagansiapiapi punya modal itu. Kota kreatif bisa datang dari kekayaan wisata budaya dan religi yang dimiliki Bagansiapiapi," ulasnya. (adv/humas Rohil)

Tulis Komentar