Maling Spesialis Bola Lampu Terekam CCTV di Bagansiapiapi

Senin, 12 September 2016 | 16:03:06 WIB
Maling Spesialis Bola Lampu Terekam CCTV di Bagansiapiapii Foto: maling lampu tertangkap kamera CCTV

BAGANSIAPIAPI,WAWASANRIAU.COM - Bermacam spesialis maling di Bagansiapiapi, Rokan Hilir. salah satunya maling bola lampu dimalam hari. Aksi tersebut terekam CCTV rumah wartawan. Masyarakat sekitar resah karena sering kehilangan bola lampu.

Kali ini rumah wartawan riauterkinicom, Noprio Sandi, Sabtu (10/9/16), diketahui usai sholat subuh membuka pintu dan mendapati bola lampu didepan rumahnya tidak lagi menyala, Setelah dicek ternyata bola lampunya telah hilang.

Untuk mengetahui pelaku pencurian wartawan tersebut memutar kembali CCTV rumahnya, melalui step per satu jam ternyata kondisi terjadi antara pukul 02.00 WIB hingga pukul 03.00 WIB, setelah melakukan pelacakan ternyata bola lampu tersebut telah dicuri maling spesialis bola lampu.

Maling datang dua orang menggunakan sepeda motor kemudian berhenti didepan rumah, satu diantaranya memakai baju kaos warna merah dengan lingkaran hitam didada dengan postur tubuh agak berisi, pukul 02.03 WIB mendekati rumah dan tidak lama kemudian dia pergi dan belum melancarkan aksi apa-apa.

Pukul 02.17 WIB, mereka datang lagi, yang berbaju merah kembali mendekati rumah dan langsung mengambil bola lampu, setelah itu langsung berlalu.

Setelah dicek, sejumlah warga di Jalan Tanah Putih Bagansiapiapi tidak mengenal maling tersebut, kuat dugaan, maling ini bukan warga setempat dengan sistem mobile (bergerak, red) mencari setiap bola lampu yang bisa diambil menggunakan tangan kosong.

Sejumlah warga lain mengaku juga sering kehilangan bola lampu, namun sampai sekarang belum diketahui siapa pelaku pencurian tersebut.

Ketika hal itu dikonsultasikan terhadap RT  setempat, malah RT tersebut juga mengeluh, karena tinggal di Jalan Tanah Putih sangat banyak maling. “Sedangkan saya itu mau jual rumah, ngak betah tinggal dinsini,” kata RT itu.

Aksi ini tidak dilaporkan wartawan ke polisi, karena tiga kali laporan kemalingan sebelumnya dengan nominal yang lebih besar, sampai sekarang malingnya tidak ditangkap. (red/fie)

Tulis Komentar