Lancang Kuning

Dari lurah Hingga ke Bupati, Suyatno Hanyan Bermodal Cinta Rohil dan Masyarakatnya

Bupati Rokan Hilir H Suyatno

WAWASANRIAU.COM - Bupati Rokan Hilir H Suyatno AMP merupakan sosok yang tegas dan bertekad membangun Rokan Hilir bahkan sejak ia menjabat menjadi birokrasi mulai dari tingkat bawah, "Lurah". bahkan dirinya sudah mengaku mencintai Rokan Hilir serta masyarakatnya. pasca tamat dari pendidikan APDN Pekanbaru tahun 1989, Bupati Rokan Hilir H Suyatno lansung ditugaskan ke Bagansiapiapi sebagai lurah bagan kota, meskipun berat rasanya jauh dari keluarga di Bengkalis, namun tak membuatnya menyerah dan tetap mengembankan tugas.

"Baru beberapa bulan tamat, kemdian tepatnya pada 22 November 1989 saya ditugaskan kebagansiapiapi sebagai lurah, bersama keluarga saya berembuk dan pada saat itu hanya diberi waktu 1 hari untuk menjawab, dan ternyata SK sebagai lurah sudah siap dan akhirnya saya dan keluarga beragkat ke Bagansiapiapi," Ungkap Suyatno

Selama 5 tahun 2 bulan dirinya menjabat sebagai lurah bagan kota, dan kembali di tugaskan di Bengkalis dibagian perlengkapan. Namun, tak selang berapa lama kemudian terjadi pemekaran Kabupaten Rokan Hilir pada tahun 1999 dan ia kembali ditugaskan di Bagansiapiapi, tepatnya di kantor Bupati Rokan Hilir.

"Sungguh saat itu berat, baru bertugas di Bagansiapiapi, kemudian di Bengkalis dan dan harus kembali pindah, karna tugas kembali saya bawa keluarga untuk pindah," kata Suyatno.

 

Berbagai jabatan diemban dan terakhir sebagai Kabag Sosial Pemkab Rohil dimasa Pemerintahan Wan Thamrin Hasim. Langkah suyatno tak berhenti, akhirnya ia memutuskan untuk maju dalam pemiliha kepala daerah (pilkada) pada tahun 2006 berpasangan dengan H Annas Maanun. Suksek pada priode saat itu.

Akhirnya Suyatno Kembali mencoba keberuntungan kembali dan  maju dalam pilkada kedua menjadi Wakil Bupati bersama Annas Maamun tahun 2011 dan mengalami kemenangan untuk yang kedua kalinya dan kembali duduk sebagai orang nomor dua di Rokan Hilir.

Namun nasib berkata lain, dalam pilkada Gubri Riau H Annas Maamun yang mencalonkan diri dalam pilkasa tersebut akhirnya terpilih dan pada 24 maret 2014 posisi bupati dijabat oleh H Suyatno.

"Alhamdulillah setelah setahun saya jadi Bupati dan tetap melanjutkan program yang telah disusun saat mencalokan diri," ungkap ayah 3 Anak itu.

Pilkada Rohil 2015 yang digelar pada bulan Desember yang lalu, Suyatno Maju bersama Drs. Jamuluddin dan berhasil ditetepkan sebagai pemenang pilkada, disaat itu ia merupakan pasangan nomor urut 2 dengan perolehan suara terbanyak dengan raihan 38% lebih suara. Bahkan Suyatno berhasil melanjutkan program yang telah disusun bersama H Annas Maamun dan semua itu ia jalani baik posisinya sebagai Wakil Bupati maupun sebagai Bupati Rokan Hilir hingga sekarang.

"Rohil sangat memiliki potensi yang besar, maka untuk itu semua potensi-potensi yang ada harus dikembangkan, baik itu sektor pertanian, sektor perikanan dan bahkan sektor pembangunan, dan yakinlah masyarakat kita akan sejahtera asal potensi yang ada lebih ditingkatkan lagi," ujar Suyatno.

Jalankan Visi dan Misi 2016-2021 Rokan Hilir.

VISI : "Terwujudnya Rokan Hilir Sebagai Kawasan Industri Guna Memajukan Masyarakat Madani dan  Mandiri yang Sejahtera,"

 

MISI :
1. Membangun masyarakat Rokan Hilir yang berbudaya berahlak, beriman dan bertakwa.
2. Mengembangkan industri hulu dan hilir sebagai alternatif penganti sumber pendapatan yang selama ini bersumber dari migas dan membuka lapangan kerja baru.
3. mengembangkan sumber daya manusia yang berkualitas dan meningkatkan sumberdaya kesehatan dan Pendidkan individu dan masyarakat.
4. Mengedepankan prinsip GOOD GOVERNANCE untuk pelayanan kepada masyarakat dan meningkatkan iklim investasi.
5. mengembanhkan perkonomian yang bertumpu pada perluasan pembangunan infrastruktur perdesaan dan perkotaan untuk pengembangan pertanian, perikanan, perkebunan, dan peternakan dengan menekan kepada peningkata pendapatan dan kemandirian masyarakat.

Untuk mewujudkan VISI dan MISI terebut, Pemkab Rohil telah menyusuh 10 Prioritas pembangunan yang telah disusun dan telah mulai diprogramkan tahun ini.

1. Membangun infrastrukrut (jalan, Jembatan dan pelabuhan, Energi Listrik, kesediaan air bersih dan sanitasi lingkungan serta transportasi). menginggat kondisi alam Kabupaten Rokan Hilir yang unik dengan bentangan alam yang landai, lahan gambut serta banyak memiliki pulau-pulau kecil, maka pembanguna infrastruktur jalan harus ada keterpaduan antara penambahan ruas jalan, jumlah jembatan dan pelabuhan sebagai wahana interkoneksi antara transfortasi darat dan transfortasi air.

Penambahan ruas jalan mutlak dibutuhkan untuk membuka keterisoliran daerah serta sarana penghubung antara daerah baik sebagai sarana mobilisasi orang maupun mobilisi barang dalam aktifitas sosial ekonomi. dengan membaiknya infrastruktur khususnya jalan, jembatan dan pelabuhan maka diharapka cost transportasi dalam aktifitas ekonomi masyarakat dapat ditekan sehingga muaranya adalah pemerataan pembangunan antara satu dengan kawasan lainnya.

2. Pembangunan Pendidikan (Pendidikan dasar, menengah, umum dan kejuruan. Pendidikan tinggi serta agama) secara garis besar program pembangunan pendidikan adalah merupakan lanjutan dari program pendidikan dari pemerintah sebelumnya yang merupakan wujud konsistensi dalam menjalankan sebuah program pembangunan yang akan dicerminkan pada besaran porsi pendidikan dalam APBD 20%.

3. Pengembangan kawasan industri terpadu dan perbaikan iklim invenvetasi Daerah Kabupaten Rokan hilir yang selama ini dikenal sebagai sentral perkebunan terutama perkebunan kelapa sawit, maka pemkab menawarkan program pembangunan sektor hilir terpadu yang dapat mengakomodir seluruh aktifitas hulu, serta diharakan juga dapat menghasilkan derivasi produk sehingga produk yang dihasilkan tidak satu jenis. selain itu, pembentukan dan penguatan sentra-sentra produksi non migas lainnya yang berbasis potensi daerah dan masyarakat akan dikembangkan guna mendukung percepatan pembangunan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan.

4. Reformasi Birokrasi, Progeam Reformasi Birokrasi merupakan program prioritas pemkab Rohil agar meningkatnya kualitas pelayanan publik. Peningkatnya kualitas pelayanan publik akan dievaluasi tahunan guna mengetahui kelemahan dan meningkatnya layanan melalui pelaksanaan kegiatan penilaian indeks masyarakat pada unit-unit pelaksanaan pelayanan publik.

5. Peningkatan dan pengembangan pemasaran wilayah prasarana wilayah yang ada dikabupaten Rokan Hilir hingga saat ini masih kurng dan perlu untuk ditingkatkan dan dikembangkan hasil pembangunan yang bersentuhan lansung dengan dengan seluruh lapisan masyarakat adalah kesediaan prsarana wilayah. Oleh karna itu, pembangunan prasarana akan terus ditingkatkan dan dikembangkan sampai kelevel pemerinth terendah yakni desa-desa.

6. Penataan Ruang dan Lingkungan Hidup. Program penataan ruang dan lingkungan hidup melalui penyusunan perencanaan pembangunan yang memperhatikan keindahan-keindahan lingkungan serta elaksanaan pengembangan yang tetap dan konsisten mengacu pada aturan perundangan lingkungan hidup.

 

7. Mengembangkan kawasan Argopilotan, Minapolitan, dan Teknopolitan. Pengembangkan kawasan Argopilotan, Minapolitan, dan Teknopolitan melalui pengambangan kawasan yang berbasis potensi sesuai dengan keunggulan konveratif kawasan.


8. Penangulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan Sosial Melalui Perluasan Kesempatan Kerja dan Membangun Kemandirian Desa.  
Program Penangulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan Sosial Melalui pembukaan lapangan kerja yang baru serta kesempatan untuk berusaha dan dengan menerapkan bantuan media bergulir untuk masyarakat yang dikelola oleh kelompok-kelompok masyarakat sendiri serta penguatan lembaga keuangan seperti Koperasi Unit Desa (KUD)

9. pembangunan dan perkembangan pertaian, perikanan, perkebunan dan perternakan. malaksanakan penguatan sektor sesuai dengan potensi kawasan dengan tetap mengedepankan fungsi koordinatif untuk menghidari tumpang tindih kebijakan yang dapat berakibat ketidakefektifan proses pembangunan

10. Pembangunan Kawasan Wisata, melaksanakan pembangunan kawsan wisata berdasarkan potensi wilayah dengan mengedepankan dan menjaga kelestarian adat dan budaya tempata. (adv/Pemkab Rohil).


[Ikuti Wawasanriau.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar